Panen Padi dan Sorgum Warnai Gerakan Tanam Cabai Bersama di Palangka Raya
PALANGKA RAYA - Pemerintah Kota Palangka Raya menggelar kegiatan panen padi, panen sorgum, gerakan tanam cabai bersama serta pembagian bibit cabai kepada PKK dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), bertempat di Kebun Tani belakang Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya (20/05/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Palangka Raya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Tengah, Komandan Kodim 1016 Palangka Raya, Kepala BRMP Kalimantan Tengah, para penyuluh pertanian, serta gabungan kelompok tani (Gapoktan) se-Kota Palangka Raya.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, Sugiyanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap penguatan ketahanan pangan daerah sekaligus langkah pengendalian inflasi melalui pengembangan komoditas pangan strategis.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan panen padi varietas Inpago 8 seluas 0,5 ha. Selain itu, panen sorgum juga dilaksanakan sebagai bagian dari upaya diversifikasi pangan yang dipadukan dengan sistem tumpangsari tanaman cabai guna mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian.
Tidak hanya fokus pada panen, kegiatan juga dirangkai dengan gerakan tanam cabai bersama serta pembagian bibit cabai kepada PKK dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya. Langkah ini diharapkan mampu mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan rumah tangga.
Dalam sambutannya, pihak Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah menegaskan bahwa urban farming memiliki peran penting dalam membantu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Selain itu, pengembangan tanaman hortikultura dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam mengantisipasi inflasi yang saat ini berada di kisaran 4,5 %.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menyampaikan bahwa Kota Palangka Raya merupakan kota konsumsi sehingga sangat rentan terhadap gejolak inflasi harga pangan. Oleh karena itu, masyarakat didorong mulai menanam kebutuhan pangan sederhana seperti cabai dan tomat di pekarangan rumah masing-masing.
Menurutnya, langkah kecil tersebut dapat membantu menekan pengeluaran rumah tangga sekaligus mendukung stabilitas pangan daerah. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, Bank Indonesia, TNI, penyuluh pertanian, hingga kelompok tani dalam membangun sektor pertanian yang maju dan berkelanjutan di Kota Palangka Raya.
Kegiatan berlangsung dengan antusias dan penuh semangat kebersamaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ketahanan pangan, diversifikasi pangan, serta pemanfaatan lahan pekarangan terus meningkat demi mendukung kemandirian pangan di Kota Palangka Raya.