PM-AAS Makin Dekat, BRMP Kalteng Verifikasi CPCL Padi Gogo di Murung Raya
MURUNG RAYA – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah melaksanakan pendampingan penyusunan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) bantuan benih padi gogo sekaligus survei lokasi Program Pertanian Modern melalui Adopsi dan Akselerasi Teknologi (PM-AAS) di Kabupaten Murung Raya, (8/7/2026).
Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Murung Raya. Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas menyatakan komitmennya mendukung program Kementerian Pertanian dengan menginstruksikan jajarannya untuk segera mengusulkan CPCL prioritas, khususnya bantuan benih padi gogo dan infrastruktur pendukung budidaya.
Tim BRMP Kalimantan Tengah menjelaskan bahwa setiap usulan bantuan pemerintah harus memenuhi persyaratan administrasi dan tahapan sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 2 Tahun 2026 tentang Bantuan Pemerintah. Koordinasi juga dilakukan bersama Ketua Tim Kerja Kabupaten selaku koordinator penyuluh pertanian lapangan (PPL) untuk memastikan seluruh proses pengusulan berjalan sesuai ketentuan.
Selanjutnya, tim melakukan verifikasi lapangan guna memastikan kesiapan lahan, kelengkapan data, serta komitmen petani sebagai calon penerima bantuan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan monitoring lahan diseminasi benih BRMP milik Muhammad Soim, Ketua Kelompok Tani Dam Raya. Lahan seluas 7 ha tersebut direncanakan menjadi lokasi penerapan Program PM-AAS pada September 2026.
Muhammad Soim menyambut baik rencana pelaksanaan PM-AAS di wilayahnya. Menurutnya, penerapan teknologi budidaya modern melalui program tersebut berpotensi meningkatkan produktivitas hingga mencapai 10–12 ton per ha.
Kepala BRMP Kalimantan Tengah berharap pendampingan yang dilakukan tidak hanya mempercepat proses penyusunan CPCL, tetapi juga memastikan kesiapan lokasi dan petani dalam mengimplementasikan teknologi modern. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, Program PM-AAS diharapkan mampu meningkatkan produktivitas padi serta memperkuat upaya mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Murung Raya.