Kolaborasi Lintas Sektoral Percepat Kesiapan Program D1 Vokasi Pertanian AKMPR di Dadahup
KAPUAS – Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah bersama sejumlah instansi terkait melakukan peninjauan lapangan guna memastikan kesiapan pelaksanaan Program D1 Vokasi Pertanian Akademi Komunitas Muhammadiyah Palangka Raya (AKMPR) di Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, (09/07/26).
Kegiatan ini melibatkan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Kepala BPP Dadahup, Kelompok Substansi Penyuluhan Provinsi, Tim Kerja Penyuluhan Kabupaten Kapuas, serta Kepala Desa Dadahup A5. Peninjauan dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Gubernur Kalimantan Tengah untuk mempercepat operasional Program D1 Vokasi Pertanian AKMPR yang telah diluncurkan pada Maret 2026.
Dalam rapat koordinasi yang dipimpin Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, disampaikan bahwa program ini dirancang untuk menampung sekitar 2.000 lulusan SMA/sederajat yang akan menempuh pendidikan vokasi selama satu tahun. Proses pembelajaran mengedepankan praktik lapangan dengan komposisi 70 persen praktik dan 30 persen teori, sehingga lulusan diharapkan memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan sektor pertanian.
Pada tahap awal, Kecamatan Dadahup ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan program dengan dukungan potensi lahan praktik seluas sekitar 650 hektare. Berbagai aspek kesiapan turut dibahas, mulai dari kuota mahasiswa, kurikulum, penerimaan mahasiswa baru, ruang belajar, lahan praktik, fasilitas asrama atau tempat tinggal, hingga sarana transportasi bagi mahasiswa.
Selain rapat koordinasi, tim juga melakukan pengecekan langsung terhadap rumah tinggal yang akan digunakan sebagai tempat tinggal mahasiswa, lokasi pembangunan asrama, serta lahan yang disiapkan sebagai area praktik lapangan. Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung siap digunakan sehingga Program D1 Vokasi Pertanian AKMPR dapat berjalan sesuai rencana dan mendukung pengembangan sumber daya manusia pertanian yang kompeten di Kalimantan Tengah.