Lahan Cetak Sawah Rakyat Persil Raya Disiapkan untuk PM-AAS
SERUYAN – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah melanjutkan peninjauan lapangan ke lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Persil Raya, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan. Peninjauan dilakukan bersama Katimker Kabupaten Seruyan dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Seruyan Hilir (7/8/2026).
Lahan CSR Persil Raya menjadi salah satu lokasi yang akan difokuskan untuk penerapan Program Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS). Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi aktual lahan sekaligus memastikan berbagai aspek yang perlu dipersiapkan sebelum penerapan program, terutama terkait ketersediaan air.
Dari hasil pemantauan, kondisi lahan saat ini cenderung mengalami kekeringan. Parit atau saluran irigasi di sekitar lahan mulai mengering sehingga ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhitungkan dalam menentukan waktu tanam dan strategi pengelolaan lahan.
Meski demikian, lahan CSR Persil Raya telah menunjukkan potensi produktivitas yang cukup baik. Pada pertanaman sebelumnya, lahan seluas 4 ha. berhasil menghasilkan panen sebanyak 14,6 ton gabah, dengan rata-rata produktivitas sekitar 3,65 ton per ha.
Capaian tersebut menjadi modal penting dalam pengembangan lahan sebagai lokasi PM-AAS. Namun, kondisi tata air tetap menjadi perhatian karena keberhasilan pertanaman sangat dipengaruhi oleh ketersediaan air di lahan.
Dengan peninjauan secara langsung, BRMP Kalteng dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi dan kebutuhan aktual di lokasi. Hasil tersebut selanjutnya menjadi bahan dalam menyusun langkah penerapan PM-AAS agar teknologi, waktu tanam, dan pengelolaan lahan dapat disesuaikan dengan karakteristik Persil Raya.
Pengembangan PM-AAS di lahan CSR Persil Raya diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mendorong penerapan pertanian modern yang adaptif terhadap kondisi lahan sekaligus mengoptimalkan potensi sawah yang telah tersedia di Kabupaten Seruyan.