Tinjau Lahan PM-AAS, Tim BRMP Kalteng Identifikasi Kebutuhan Infrastruktur Irigasi di Seruyan
SERUYAN – Tim Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah melaksanakan monitoring dan peninjauan lapangan di lokasi pengembangan Program Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Kabupaten Seruyan (6/8/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesiapan lahan sekaligus menghimpun berbagai kebutuhan infrastruktur yang diperlukan dalam mendukung implementasi PM-AAS.
Monitoring dilakukan bersama Katimker Kab. Seruyan, penyuluh pertanian, petani setempat, serta Koordinator BPP Seruyan Hilir Timur, Sumarno.
Berdasarkan hasil peninjauan, salah satu kebutuhan utama yang disampaikan petani adalah penyediaan jaringan pipa untuk mendukung sistem irigasi. Petani mengusulkan kebutuhan pipa berdiameter 10 inci sebanyak 16 unit untuk melayani petak hamparan lahan reguler dan PM-AAS di sisi kiri, serta tambahan 4 unit untuk petak hamparan lahan reguler dan lahan diseminasi di sisi kanan.
Menurut petani dan Sumarno, potensi lahan di wilayah tersebut sebenarnya telah memungkinkan untuk dikembangkan menjadi sistem irigasi teknis. Namun, hingga saat ini infrastruktur pendukung masih sangat terbatas.
Katimker Kabupaten Seruyan, Siskawanti, menambahkan bahwa pengembangan PM-AAS di Kabupaten Seruyan akan tetap disesuaikan dengan kondisi eksisting, terutama ketersediaan air di lapangan. Oleh karena itu, dukungan infrastruktur irigasi menjadi salah satu aspek penting agar penerapan pertanian modern dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan monitoring ini, berbagai masukan dari petani diharapkan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan langkah tindak lanjut, sehingga pengembangan PM-AAS di Kabupaten Seruyan dapat didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.