Gerakan Tanam IP 300 di Pulang Pisau, Semangat Petani Perkuat Swasembada Pangan
PULANG PISAU – Komitmen memperkuat ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui Gerakan Tanam Bersama Indeks Pertanaman (IP) 300 yang digelar di lahan optimasi lahan (oplah) Desa Tahai Jaya, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.
Gerakan tanam tersebut dihadiri oleh Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah, Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Polres Pulang Pisau, Dandim 1011/Kapuas, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Pulang Pisau, Dinas Pertanian Kabupaten Pulang Pisau, Ketua Tim Kerja Penyuluhan BRMP Kalimantan Tengah, para koordinator BPP dan penyuluh pertanian se-Kabupaten Pulang Pisau, Pemerintah Desa Tahai Jaya, petani, serta Brigade Pangan dari Desa Tahai Jaya, Jabiren, dan Kahayan Hilir.
Mewakili Bupati Pulang Pisau, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Pulang Pisau, Apriansyah, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memajukan sektor pertanian di Kabupaten Pulang Pisau. Menurutnya, kemajuan sektor pertanian tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga mampu membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kita ingin sektor pertanian di Kabupaten Pulang Pisau terus berkembang sehingga mampu menjadi penggerak ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris BPPSDMP Kementerian Pertanian, Zuroqi Mubarok, yang mewakili Kepala BPPSDMP, menyampaikan apresiasi kepada para petani dan penyuluh di Kabupaten Pulang Pisau atas keberhasilannya mencapai Indeks Pertanaman (IP) 300. Capaian tersebut dinilai sejalan dengan harapan Menteri Pertanian untuk meningkatkan intensitas tanam di berbagai daerah sebagai langkah strategis menuju swasembada pangan.
Ia berharap keberhasilan Pulang Pisau dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
"Keberhasilan penyuluh dan petani di Kabupaten Pulang Pisau hendaknya menjadi motivasi bagi daerah lain. Kami juga berharap penyuluh pertanian terus mendampingi petani dan Brigade Pangan dalam menyukseskan setiap program Kementerian Pertanian, khususnya Program Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS). Pendampingan yang berkelanjutan sangat penting agar petani memperoleh informasi dan solusi terbaik dalam menjalankan usaha taninya," tegas Zuroqi.
Melalui gerakan tanam IP 300 ini, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, Brigade Pangan, dan petani diharapkan semakin kuat dalam mempercepat modernisasi pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas lahan. Upaya tersebut menjadi langkah nyata untuk mewujudkan swasembada pangan nasional yang tangguh dan berkelanjutan.