BRMP Kalteng Perkuat Pendampingan Program Pertanian di Kotawaringin Timur
KOTAWARINGIN TIMUR – Sinergi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan terus diperkuat melalui Rapat Koordinasi Program Strategis Kementerian Pertanian dengan tema “Kolaborasi Penyuluh Pertanian dan Lintas Sektor Menuju Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun 2026”.
Kegiatan ini dihadiri BRMP Kalimantan Tengah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Timur, BPS Kabupaten Kotawaringin Timur, BULOG, BPJS Ketenagakerjaan, serta penyuluh pertanian se-Kabupaten Kotawaringin Timur.
Dalam koordinasi tersebut dibahas capaian Luas Tambah Tanam (LTT) Januari–Agustus 2026, usulan CPCL PM-AAS, progres bantuan pemerintah, serta kebutuhan dukungan program pertanian di lapangan.
BRMP Kalimantan Tengah berperan dalam pendampingan dan pengawalan penerapan teknologi pertanian, khususnya mendukung pelaksanaan PM-AAS serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan penyuluh dalam mengidentifikasi kebutuhan dan kendala petani. Pendampingan diarahkan agar program dan teknologi yang diterapkan sesuai dengan kondisi spesifik lokasi dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani.
Rapat juga menyoroti dampak kemarau terhadap pertanaman padi. Data menunjukkan sekitar 3.836,7 hektare lahan terdampak dengan 126 kelompok tani terdampak. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama untuk memperkuat langkah pendampingan dan penanganan di lapangan.
Melalui sinergi BRMP Kalteng, pemerintah daerah, penyuluh, dan lintas sektor, diharapkan pelaksanaan program pertanian semakin terkoordinasi, adaptif terhadap kondisi lapangan, dan mampu mendukung peningkatan produksi serta ketahanan pangan berkelanjutan di Kabupaten Kotawaringin Timur.