Motor Baru Ketahanan Pangan: BRMP Kalteng Bentuk BP Pangan Hambuyung Makmur di Gunung Mas
GUNUNG MAS – Dalam rangka mendukung program pemerintah menuju swasembada pangan dan memperkuat kelembagaan petani di tingkat lapangan, Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan Pertemuan Pembentukan Brigade Pangan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Manuhing, Kabupaten Gunung Mas, pada Kamis (6/11/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh 39 peserta, terdiri dari penyuluh pertanian se-Kecamatan Manuhing, ketua kelompok tani dan perwakilan petani, perangkat desa, perwakilan Polsek Manuhing, serta tim BRMP Kalimantan Tengah sebagai narasumber dan fasilitator.
Brigade Pangan merupakan wadah kolaboratif antara petani, penyuluh, dan pemangku kepentingan lainnya yang berperan sebagai penggerak utama dalam pengelolaan, produksi, dan distribusi pangan di wilayah kerja masing-masing. Tujuan utama kegiatan ini adalah membentuk kelembagaan Brigade Pangan sebagai motor penggerak swasembada pangan di Kecamatan Manuhing, memperkuat sinergi antar-stakeholder dalam pemanfaatan lahan cetak sawah rakyat, serta memotivasi petani dan penyuluh untuk menyusun rencana kerja bersama.
Dalam sambutannya, perwakilan dari BPP Manuhing menekankan pentingnya kolaborasi antara petani, penyuluh, dan pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan daerah. Sementara itu, Kepala BRMP Kalimantan Tengah, FX. Lilik Tri Mulyantara, menyampaikan dukungan penuh Kementerian Pertanian terhadap penguatan kelembagaan petani dan upaya peningkatan produksi pangan, khususnya di Kabupaten Gunung Mas.
Tim BRMP Kalimantan Tengah kemudian memaparkan materi mengenai konsep, fungsi, dan mekanisme kerja Brigade Pangan, termasuk peran anggota dan strategi pengelolaan lahan agar lebih produktif dan berkelanjutan. Paparan tersebut berlangsung interaktif dan dilanjutkan dengan sesi diskusi serta tanya jawab antara peserta dan narasumber.
Hasil pertemuan menghasilkan kesepakatan bersama untuk membentuk kelembagaan baru bernama “Brigade Pangan Hambuyung Makmur”. Brigade ini akan mengelola lahan cetak sawah rakyat seluas 190 hektar dengan fokus pada peningkatan produksi padi serta pengembangan sistem pertanian terpadu.
Selanjutnya, akan disusun struktur kepengurusan dan rencana kerja yang meliputi pembagian tugas antaranggota serta strategi pelaksanaan kegiatan di lapangan. BRMP Kalimantan Tengah bersama BPP Manuhing akan melakukan pendampingan teknis dan monitoring secara berkala guna memastikan keberlanjutan dan efektivitas program.
Dengan terbentuknya Brigade Pangan Hambuyung Makmur, diharapkan terbangun koordinasi yang lebih kuat antara penyuluh, kelompok tani, dan pemerintah desa dalam mengoptimalkan pengelolaan lahan serta mempercepat penerapan teknologi pertanian modern di wilayah Kecamatan Manuhing.