Kepala BRMP Kalteng Bersama PT Kubota Indonesia Monitoring Penggunaan Alsintan di Lahan CSR
PULANG PISAU – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah bersama PT Kubota Indonesia melaksanakan kegiatan monitoring penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR). Monitoring dilakukan di Desa Mintin, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, serta di Desa Bentuk Jaya, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, (2/7/2026)
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala BRMP Kalimantan Tengah bersama tim dari PT Kubota Indonesia untuk melihat secara langsung performa alsintan dalam mendukung pengolahan lahan pada kawasan cetak sawah rakyat. Turut hadir di lapangan Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), para penyuluh pertanian, serta Brigade Pangan yang selama ini mendampingi kegiatan di wilayah tersebut.
Monitoring ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan alsintan pada kondisi lahan spesifik di Kalimantan Tengah sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala teknis yang masih dihadapi dalam operasional di lapangan.
Berdasarkan hasil pengamatan, alsintan yang diuji masih memerlukan sejumlah modifikasi agar dapat bekerja secara optimal dan sesuai dengan karakteristik lahan cetak sawah rakyat. Penyesuaian tersebut diharapkan mampu meningkatkan kinerja alsintan sehingga lebih efektif dalam mendukung proses olah lahan bagi para petani.
Kepala BRMP Kalimantan Tengah menyampaikan bahwa evaluasi lapangan menjadi bagian penting dalam upaya penyempurnaan teknologi mekanisasi pertanian. Masukan dari penyuluh, Brigade Pangan, dan operator di lapangan akan menjadi bahan perbaikan bersama dengan pihak produsen agar alsintan yang digunakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan petani.
Melalui sinergi antara BRMP Kalimantan Tengah, PT Kubota Indonesia, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan Brigade Pangan, diharapkan pengembangan mekanisasi pertanian pada kawasan cetak sawah rakyat dapat berjalan lebih optimal. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mendukung percepatan modernisasi pertanian dan peningkatan produktivitas lahan dalam rangka mewujudkan swasembada pangan.