Drum Seeder PM-AAS BRMP Kalteng Masih ‘Trial Mode’, Tim Langsung Tancap Modifikasi di Lapangan
KAPUAS — Tim PM-AAS BRMP Kalimantan Tengah melakukan peninjauan progres lahan sekaligus uji coba alat tanam drum seeder di lahan IP2MP Unit Tatas, Kabupaten Kapuas, (12/05/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Kapoksi Program dan Pengujian, Kapoksi Penerapan, Penilaian dan Kesesuaian, Katimker Pengujian Spesifik Lokasi, serta tim PM-AAS BRMP Kalimantan Tengah. Selain meninjau perkembangan lahan PM-AAS, tim juga melaksanakan demonstrasi penggunaan alat tanam atabela/drum seeder sebagai bagian dari penerapan modernisasi pertanian di lapangan.
Dalam pelaksanaannya, uji coba drum seeder masih menemukan sejumlah kendala teknis yang menjadi bahan evaluasi bersama. Salah satu kendala utama adalah kondisi pipa alat yang masih rentan pecah saat digunakan di lahan pertanian.
Selain itu, kondisi permukaan lahan yang belum rata turut memengaruhi distribusi benih saat alat dijalankan. Penarikan alat yang tidak konsisten juga berdampak pada jumlah benih yang keluar di setiap jalur tanam.
Menindaklanjuti hasil evaluasi tersebut, tim langsung melakukan sejumlah perbaikan dan modifikasi pada alat agar penggunaannya lebih efektif dan efisien di lapangan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya penyempurnaan teknologi sebelum diterapkan secara lebih luas kepada petani.
Kapoksi Program dan Pengujian BRMP Kalimantan Tengah, Sandis, yang juga menjadi bagian dari tim perancang drum seeder, menyampaikan bahwa setiap masukan dan koreksi di lapangan menjadi bagian penting dalam pengembangan alat/teknologi.
“Perbaikan ini menjadi bagian dari penyempurnaan alat. Harapannya, teknologi yang dikembangkan benar-benar membantu petani dan lebih mudah diterapkan di lapangan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, tim PM-AAS BRMP Kalimantan Tengah juga menyerahkan benih serta biaya pembelian sarana produksi (saprodi) PM-AAS kepada Koordinator IP2MP Unit Tatas, Sigit, guna mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Melalui evaluasi dan penyempurnaan teknologi ini, BRMP Kalimantan Tengah berharap inovasi alat tanam modern seperti drum seeder dapat semakin optimal dalam mendukung efisiensi budidaya padi serta percepatan modernisasi pertanian di Kalimantan Tengah.