Intip Wood Pellet di Kotim Barat, BRMP Kalteng Perkuat Pertanian Hijau
KOTAWARINGIN BARAT — Pemanfaatan energi ramah lingkungan terus didorong sebagai bagian dari pengembangan pertanian berkelanjutan di Kalimantan Tengah. Hal ini ditunjukkan melalui kegiatan koordinasi dan diskusi yang dilakukan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah di PT Korintiga Hutani, Kecamatan Kumai.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 26–27 April 2026, ini berfokus pada pengembangan dan pemanfaatan wood pellet berbahan baku kayu eucalyptus yang telah menjadi komoditas ekspor, khususnya ke Jepang.
Dalam kegiatan tersebut, tim BRMP Kalimantan Tengah melakukan kunjungan lapangan untuk melihat langsung proses produksi wood pellet, mulai dari pengolahan bahan baku hingga menjadi produk siap ekspor. Selain itu, dilakukan pula diskusi teknis bersama pihak perusahaan guna menggali informasi terkait kapasitas produksi, volume produksi tahunan, serta sistem distribusi dan pemasaran.
Kepala BRMP Kalimantan Tengah, Agus Hasbianto, menyampaikan bahwa pengembangan wood pellet merupakan bagian dari upaya mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan yang ramah lingkungan, sekaligus mendukung konsep pertanian dan kehutanan berkelanjutan.
“Wood pellet dari kayu eucalyptus memiliki potensi besar sebagai sumber energi bersih yang dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Selain itu, komoditas ini juga memberikan nilai tambah ekonomi dan membuka peluang pasar ekspor yang menjanjikan,” ujarnya.
Lebih lanjut, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mengimplementasikan konsep pertanian hijau secara nyata di lapangan. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, inovasi teknologi ramah lingkungan diharapkan semakin berkembang dan dapat diadopsi secara luas di Kalimantan Tengah.
BRMP Kalimantan Tengah optimistis bahwa langkah ini akan berkontribusi dalam mewujudkan pertanian modern yang berkelanjutan, meningkatkan daya saing daerah, serta mendukung komitmen Indonesia dalam pengembangan energi hijau di tingkat global.