BRMP Kalteng Perkuat Kapasitas Penyuluh melalui Sekolah Lapang Iklim Dukung Swasembada Pangan
PALANGKA RAYA – Pemanfaatan informasi cuaca dan iklim menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Untuk memperkuat kapasitas penyuluh dalam mendampingi petani, Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah mengikuti kegiatan Sekolah Lapang Iklim (SLI) Provinsi Kalimantan Tengah yang diselenggarakan BMKG di Aula Bapperida Kalimantan Tengah, Senin (26/10/2026).
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari BMKG Kalimantan Tengah, Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Kalimantan Tengah, serta BRMP Kalimantan Tengah. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan cuaca dan iklim, pengaruh iklim terhadap perkembangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT), serta pemanfaatan informasi iklim dalam menentukan pola dan jadwal tanam.
BMKG membekali peserta dengan pemahaman mengenai unsur cuaca, fenomena iklim, dan produk informasi cuaca. Sementara itu, BPTPH membahas pengaruh kondisi iklim terhadap perkembangan OPT beserta strategi pengendaliannya.
BRMP Kalimantan Tengah menyampaikan materi tentang integrasi informasi iklim BMKG dalam perencanaan usaha tani, termasuk penentuan pola tanam adaptif, penyusunan jadwal tanam, dan pemanfaatan teknologi sesuai kondisi lingkungan.
Melalui kegiatan ini, penyuluh diharapkan mampu menerjemahkan informasi iklim menjadi rekomendasi praktis bagi petani, terutama dalam menentukan waktu tanam dan mengantisipasi risiko cuaca yang dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman.
Keikutsertaan BRMP Kalteng menjadi bagian dari upaya memperkuat penerapan modernisasi pertanian melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan kolaborasi lintas instansi. Dengan pemanfaatan informasi iklim yang tepat, pertanian di Kalimantan Tengah diharapkan semakin adaptif, produktif, dan berkelanjutan guna mendukung percepatan swasembada pangan.