Usai Monev, BRMP Kalteng Kaji Efektivitas dan Keberlanjutan PM-AAS di Tamban Catur
KAPUAS – melakukan monitoring pertanaman PM-AAS di Desa Sidomulyo, Kecamatan Tamban Catur, Tim Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah melanjutkan koordinasi bersama petani dan Mantri Tani Kecamatan Tamban Catur, Artani, (25/8/2026).
Koordinasi yang berlangsung di kediaman Artani tersebut membahas tindak lanjut evaluasi penerapan teknologi secara lebih rinci, termasuk setiap komponen teknologi yang digunakan dalam PM-AAS serta hasil penerapannya di tingkat petani. Evaluasi tersebut menjadi bagian dari kegiatan Perekayasaan/Perakitan Teknologi Adaptif Modern untuk melihat efektivitas teknologi sekaligus ruang penyesuaiannya terhadap kondisi spesifik lokasi serta hasil analisis usaha tani nya sebagai bahan untuk melihat efisiensi penerapan PM-AAS dan manfaat ekonominya bagi petani.
Pembahasan selanjutnya diarahkan pada rencana teknis panen, termasuk persiapan yang perlu dilakukan hingga pertanaman memasuki tahap panen. Hasil panen nantinya akan menjadi salah satu indikator penting dalam mengevaluasi kinerja penerapan PM-AAS di lokasi tersebut.
Hasil evaluasi teknis dan analisis usaha tani selanjutnya akan menjadi dasar untuk menyusun langkah keberlanjutan PM-AAS di Kalimantan Tengah, khususnya di Tamban Catur. Teknologi yang dinilai sesuai akan dipertahankan, sementara bagian yang masih memerlukan penyesuaian dapat diperbaiki berdasarkan pengalaman penerapan di lapangan.
Melalui rangkaian evaluasi tersebut, BRMP Kalteng tidak hanya mengukur keberhasilan PM-AAS dari hasil pertanaman, tetapi juga memastikan teknologi yang dikembangkan adaptif secara teknis, efisien secara usaha tani, dan realistis untuk diterapkan secara berkelanjutan oleh petani di Kalimantan Tengah.