Upgrade Kompetensi! Guru dan Siswa SMKN 7 Palangka Raya Belajar Pertanian Modern di BRMP Kalteng
PALANGKA RAYA – Dunia pendidikan vokasi dan pertanian kembali menunjukkan sinergi positif. Baru-baru ini, para guru dan siswa dari Jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) SMK Negeri 7 Palangka Raya mengikuti kegiatan peningkatan kemampuan (upgrade skill) di Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah. Pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian program pendampingan Praktek Kerja Lapang (magang) bagi siswa dan pengembangan pengajaran berbasis pabrik (Teaching Factory) bagi guru produktif SMKN 7 Palangka Raya. Kegiatan ini berfokus pada teknik krusial dalam pertanian hortikultura, yakni Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) dan penggunaan pestisida secara bijaksana.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan aktif dari SMK N 7 Palangka Raya terhadap program unggulan Kementerian Pertanian untuk mencapai Swasembada Pangan Nasional. Dengan membekali generasi muda pertanian dengan pengetahuan dan keterampilan modern, diharapkan sektor pertanian di Kalimantan Tengah dapat semakin maju dan berkelanjutan.
Materi pelatihan disampaikan langsung oleh para ahli dari BRMP Kalteng, memastikan informasi yang diterima adalah yang paling mutakhir dan sesuai dengan kondisi lapangan. Para peserta, baik guru maupun siswa, terlihat antusias menyerap ilmu baru, terutama mengenai cara-cara efektif meminimalkan kerugian akibat serangan hama dan penyakit tanpa merusak lingkungan.
"Kami menyadari bahwa keberhasilan budidaya pertanian sangat bergantung pada pemahaman komprehensif, termasuk bagaimana mengidentifikasi dan menangani OPT secara efektif," ujar salah satu guru SMK N 7 Palangka Raya yang antusias. "Materi tentang OPT ini sangat penting agar kami bisa mengajarkan siswa cara menjaga kualitas dan kuantitas panen."