Sinergi Percepat Olah Lahan, Sawah Baru Pulang Pisau Siap Ditanami
PULANG PISAU – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Olah Lahan Pasca Cetak Sawah Tahun 2025 TA 2026 yang digelar di Ruang Rapat Dinas Pertanian Kabupaten Pulang Pisau (20/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat pemanfaatan lahan sawah baru agar segera ditanami sehingga mampu meningkatkan luas tambah tanam dan mendukung swasembada pangan nasional.
Rapat dihadiri oleh Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian, BRMP Kalimantan Tengah, Dinas Pertanian Kabupaten Pulang Pisau, penyuluh pertanian, serta para pemangku kepentingan yang terlibat dalam Program Cetak Sawah Rakyat.
Berbagai aspek teknis dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari kondisi lahan, kesiapan alat dan mesin pertanian (alsintan), ketersediaan sarana produksi, penyusunan jadwal olah lahan, hingga pembagian peran masing-masing pihak. Kendala di lapangan, seperti kondisi lahan, keterbatasan tenaga kerja, dan dukungan sarana prasarana, juga menjadi perhatian untuk segera ditindaklanjuti melalui langkah-langkah percepatan.
Perwakilan Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian menegaskan bahwa percepatan olah lahan merupakan tahapan penting agar lahan hasil cetak sawah dapat segera dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, koordinasi antarlembaga, pendampingan kepada petani, serta optimalisasi pemanfaatan alsintan perlu terus diperkuat agar proses pengolahan lahan berjalan tepat waktu.
Melalui rapat koordinasi ini, BRMP Kalimantan Tengah bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memperkuat sinergi dalam mempercepat pengolahan lahan sawah baru. Dengan demikian, areal cetak sawah dapat segera memasuki masa tanam, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian swasembada pangan nasional.