Ritme Tanam Dipercepat, Kapuas Menarik Peluit Awal Tanam 202
KAPUAS – BRMP Kalimantan Tengah menghadiri rapat koordinasi percepatan olah lahan dan tanam pada lokasi cetak sawah, optimalisasi lahan (Oplah), serta sawah reguler yang digelar di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Kapuas (21/1/2026). Rapat ini menjadi forum strategis menyatukan langkah lintas level pemerintahan guna memastikan kesiapan tanam tahun 2026.
Rapat dihadiri Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Direktur Pascapanen, jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Pemerintah Kabupaten Kapuas, serta instansi terkait lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan kuatnya komitmen pusat dan daerah dalam mengawal agenda percepatan tanam dan ketahanan pangan.
Dalam arahannya, Dirjen PSP Kementerian Pertanian menekankan pentingnya percepatan olah tanah dan tanam agar target 2026 di Kalimantan Tengah dapat tercapai. Rapat membahas potensi dan kesiapan luas tambah tanam (LTT), progres cetak sawah dan oplah tahun 2025, penyiapan benih padi, pupuk dan dolomit, serta penguatan peran penyuluh pertanian sebagai penggerak utama LTT 2026. Diskusi juga difokuskan pada penyamaan langkah dan solusi atas kendala di lapangan.
Wakil Bupati Kapuas mewakili Bupati Kapuas menyampaikan pandangan daerah dengan menegaskan posisi Kapuas sebagai lumbung pangan sekaligus kawasan Food Estate. Ia menggarisbawahi masih terbatasnya alat dan mesin pertanian (alsintan) yang membutuhkan dukungan bersama. Melalui rapat ini, koordinasi pusat dan daerah diharapkan semakin solid untuk mempercepat tanam dan memperkuat ketahanan pangan Kalimantan Tengah.