Petani Kapuas Disiapkan Hadapi Era Pertanian Modern, BRMP Kalteng Perkuat Pelaksana PM-AAS
KAPUAS – Modernisasi pertanian membutuhkan kesiapan petani dalam menerapkan teknologi dan teknik budidaya yang tepat. Untuk mendukung hal tersebut, Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Modernisasi Pertanian bagi Calon Petani Pelaksana Program PM-AAS di BPP Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan ini diikuti 50 peserta yang berasal dari wilayah BPP Pulau Petak, Dadahup, Kapuas Murung, Kapuas Barat, dan Basarang, termasuk koordinator penyuluh dari masing-masing BPP. Bimtek menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman dan kesiapan petani dalam menerapkan sistem pertanian modern di lapangan.
Materi yang disampaikan meliputi penerapan PM-AAS dan pemupukan presisi oleh Dr. M. Anang Firmansyah serta pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) pada tanaman padi oleh Andriansyah.
Dalam pemaparannya, Dr. M. Anang Firmansyah menjelaskan bahwa PM-AAS mendorong transformasi usaha tani melalui pemanfaatan mekanisasi, pertanian presisi, dan efisiensi penggunaan sumber daya. Penerapan pemupukan secara tepat dan berimbang menjadi salah satu aspek penting untuk mengoptimalkan penyerapan unsur hara, menekan biaya produksi, serta mendukung peningkatan hasil panen secara berkelanjutan.
Sementara itu, pengendalian OPT diarahkan pada penerapan prinsip pengendalian hama terpadu dengan memadukan berbagai metode yang efektif, aman, dan ramah lingkungan. Pendekatan ini penting untuk menjaga kesehatan tanaman sekaligus meminimalkan risiko kehilangan hasil akibat serangan hama dan penyakit.
Melalui bimtek ini, petani diharapkan tidak hanya memahami konsep modernisasi pertanian, tetapi juga mampu menerapkannya sesuai kondisi lahan dan kebutuhan usaha tani masing-masing. Kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor penting agar penerapan teknologi dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi petani.
BRMP Kalimantan Tengah terus mendukung penerapan modernisasi pertanian melalui penguatan kapasitas petani dan penerapan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan lapangan. Upaya ini diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Kapuas sekaligus mendukung percepatan swasembada pangan nasional.