BRMP Kalteng Dampingi Pembuatan Drum Seeder di Tahai Baru untuk Dukung Modernisasi Pertanian
PULANG PISAU – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah melaksanakan pendampingan pembuatan alat tanam padi drum seeder di Desa Tahai Baru, Kabupaten Pulang Pisau. Kegiatan ini merupakan upaya mendukung penerapan mekanisasi pertanian melalui pengembangan alat tanam sederhana yang sesuai dengan kebutuhan petani di lapangan, (29/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Tim Kerja (Katimker), kelompok Brigade Pangan (BP), penyuluh pertanian lapangan (PPL) Kabupaten Pulang Pisau, serta petani setempat. Pendampingan difokuskan pada proses pembuatan dan perakitan drum seeder dengan memanfaatkan bahan-bahan yang relatif mudah diperoleh, seperti pipa PVC, rangka besi, dan roda sebagai komponen utama alat.
Dalam pelaksanaannya, peserta bersama-sama mengamati proses perakitan komponen, pemasangan tabung penampung benih, serta penyusunan rangka alat agar dapat berfungsi dengan baik. Kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi pengetahuan dan keterampilan mengenai pengembangan alat tanam padi yang praktis dan berpotensi diterapkan sesuai kondisi lahan setempat.
Drum seeder merupakan alat untuk membantu penanaman benih padi secara langsung dan teratur pada lahan yang telah dipersiapkan. Pemanfaatan alat ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi waktu tanam, mengurangi kebutuhan tenaga kerja, serta mendukung percepatan pelaksanaan kegiatan tanam padi.
Melalui pendampingan ini, BRMP Kalimantan Tengah mendorong sinergi antara tim kerja, Brigade Pangan, penyuluh pertanian, dan petani dalam mengembangkan teknologi tepat guna untuk mendukung modernisasi pertanian. Keterlibatan petani secara langsung juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam pembuatan serta pemanfaatan alat mesin pertanian sederhana.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan drum seeder dapat dikembangkan dan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung efisiensi usaha tani serta peningkatan produktivitas padi di Kabupaten Pulang Pisau, sekaligus memperkuat upaya peningkatan produksi pangan di Kalimantan Tengah.