Pelatihan Budidaya Padi di Sukamara, Dorong Produksi dan Perkuat Peran Penyuluh
SUKAMARA — Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah menggelar pelatihan budidaya padi bagi petani dan penyuluh di Desa Sungai Pasir, Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara (19/11/2025). Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pertanian serta memperkuat pendampingan di tingkat lapangan dengan mengundang para petani, penyuluh, serta perangkat desa setempat.
Kegiatan tersebut dihadiri dua pejabat dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sukamara, yaitu Kepala Bidang TPHP, Ahmad Hasanuddin, serta Kepala Bidang PSP dan Penyuluhan, Aries Nantoro, yang memberikan arahan terkait strategi peningkatan produksi padi serta optimalisasi peran penyuluh di lapangan.
Dalam sesi koordinasi, BRMP Kalimantan Tengah melaporkan bahwa Kecamatan Pantai Lunci memiliki 250 Ha lahan pertanian, dengan realisasi tanam yang telah mencapai 80%. Ketersediaan benih padi juga dinyatakan aman. Apabila terjadi kekurangan, petani dapat mengakses benih langsung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sukamara.
Selain itu, disampaikan pula saluran irigasi di wilayah tersebut dijadwalkan untuk direhabilitasi oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) dalam waktu dekat. Perbaikan ini diharapkan meningkatkan efisiensi pengairan dan mendorong kenaikan produktivitas lahan.
Usai pelatihan, tim BRMP Kalimantan Tengah melanjutkan agenda dengan monitoring Luas Tambah Tanam (LTT) dan pengecekan pH tanah di Desa Sungai Pasir. Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian lahan dengan kebutuhan tanaman serta mendukung keberlanjutan produksi pangan di wilayah tersebut.
Kegiatan pelatihan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas petani dan penyuluh, sekaligus mempercepat pencapaian target produksi padi di Kabupaten Sukamara.