Panen Padi Tahai Jaya Capai 8 Ton per Hektare, Petani Nikmati Harga Menguntungkan
PULANG PISAU – Petani Desa Tahai Jaya, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, menikmati hasil panen padi yang menggembirakan. Produktivitas padi mencapai 7–8 ton per hektare dengan harga gabah yang cukup menguntungkan, (23/08/26).
Ketua Gapoktan Sido Mukti, Maryoto, mengatakan kondisi cuaca panas mempercepat pematangan tanaman sehingga panen dapat dilakukan lebih awal.
“Panen kali ini cukup bagus. Tanaman lebih cepat matang dan hasilnya juga meningkat,” ujar Maryoto.
Dari panen ini menghasilkan Gabah Kering Panen (GKP) berada pada kisaran Rp7.300–Rp7.500 per kilogram, sedangkan Gabah Kering Giling (GKG) mencapai Rp8.500–Rp9.000 per kilogram.
Capaian tersebut turut didukung pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan). Proses panen menggunakan combine harvester dengan skema bagi hasil 9:1, sementara penyediaan benih dilakukan dengan sistem pembayaran setelah panen. Dukungan tersebut membantu petani menekan biaya sekaligus mempercepat proses panen.
Dari sisi sarana produksi, penyaluran pupuk bersubsidi berjalan lancar sesuai ketentuan. Kendati demikian, ketersediaan BBM bersubsidi untuk operasional alsintan masih menjadi perhatian dan saat ini menunggu rekomendasi dari dinas terkait.
Panen Tahai Jaya menjadi salah satu gambaran bahwa peningkatan produktivitas dan dukungan mekanisasi pertanian dapat mendorong peningkatan pendapatan petani sekaligus memperkuat produksi pangan di Kalimantan Tengah.