Dukung Proses Sertifikasi Benih, Tim BPSB Ambil Sampel Calon Benih Padi di Pulang Pisau
PULANG PISAU – Untuk mendukung proses sertifikasi benih padi produksi UPBS BRMP Kalimantan Tengah, Tim dari Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSBTPH) Provinsi Kalimantan Tengah bersama Tim Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) yang dipimpin oleh Dr. M. Anang Firmansyah dari BRMP Kalimantan Tengah, melaksanakan kegiatan pengambilan sampel calon benih padi di Desa Sanggang, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Rabu (17/09/2025).
Kegiatan ini dilakukan di lahan kelompok tani penangkar Tani Muda Jaya. Kelompok ini menangkarkan benih padi varietas Inpari 32 HDB dan Inpari 42 Agritan GSR. Benih yang ditangkar termasuk kategori Benih Pokok (Stock Seed), dengan luas lahan sumber benih mencapai 10 hektar. Dari kegiatan ini, diperkirakan akan dihasilkan sekitar 30 ton benih siap edar.
Tujuan utama pengambilan sampel adalah untuk mendukung proses sertifikasi benih padi, guna memastikan benih yang dihasilkan memenuhi standar mutu genetis, fisik, dan fisiologis sesuai ketentuan yang berlaku. Sampel benih yang telah diambil selanjutnya akan dibawa ke laboratorium untuk dilakukan pengujian mutu sesuai prosedur resmi. Hasil uji ini menjadi dasar penentuan kualitas benih sebelum diedarkan kepada petani.
Dr. M. Anang Firmansyah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UPBS BRMP Kalimantan Tengah dalam mendukung ketersediaan benih sumber yang bermutu, khususnya di wilayah Kalimantan Tengah. “Proses sertifikasi ini penting untuk menjamin bahwa benih yang ditangkar kelompok tani dapat memenuhi kebutuhan petani sekaligus berkontribusi pada ketersediaan benih sumber nasional,” ujarnya.
Perbanyakan benih sumber oleh UPBS BRMP Kalimantan Tengah menjadi salah satu upaya strategis dalam memperkuat sistem perbenihan nasional, sehingga petani dapat memperoleh benih unggul yang terjamin kualitasnya.