Dari Ubinan ke Hitungan Usaha Tani, BRMP Kalteng Susun Analisis PM-AAS Tatas
KAPUAS – Tim Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) BRMP Kalimantan Tengah bersama Koordinator IP2MP Tatas menyusun analisis usaha tani berdasarkan hasil penghitungan ubinan demplot PM-AAS di IP2MP Tatas, Kabupaten Kapuas (28/8/2026).
Penyusunan analisis dilakukan setelah penghitungan ubinan dengan memasukkan hasil pengukuran produktivitas sebagai salah satu komponen perhitungan. Data tersebut kemudian dipadukan dengan komponen biaya dan kebutuhan usaha tani untuk memperoleh gambaran awal mengenai kelayakan penerapan PM-AAS di tingkat petani.
Analisis usaha tani ini masih dalam tahap penyusunan dan belum menjadi hasil akhir. Perhitungan akan disesuaikan kembali setelah data hasil panen aktual diperoleh sehingga gambaran produksi dan penerimaan usaha tani dapat mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan.
Bagi BRMP Kalteng, analisis usaha tani menjadi bagian penting dalam kegiatan perakitan teknologi adaptif modern. Evaluasi PM-AAS tidak hanya melihat produktivitas, tetapi juga mempertimbangkan efisiensi biaya dan potensi keuntungan sebagai dasar untuk menilai apakah teknologi tersebut layak dan berkelanjutan diterapkan pada kondisi spesifik lahan Kalimantan Tengah.