BRMP Kalteng Turut Hadiri Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Cetak Sawah 2024 di Kalimantan Tengah
KAPUAS – Dalam rangka menindaklanjuti hasil Rapat Pelaksanaan Pekerjaan Cetak Sawah Tahun 2024 yang digelar pada Jumat, 1 Agustus 2025, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) c.q. Pusat Penyuluhan Pertanian melaksanakan Rapat Koordinasi di Ruang Rapat Unit Pengelola Irigasi (UPI) Dadahup, Desa Bentuk Jaya (Blok A5), Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Sabtu (9/08/2025).
Rapat ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementan dan dihadiri oleh Plt. Inspektur Jenderal, Plt. Dirjen Lahan dan Irigasi, Inspektur I, Direktur Serealia, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, perwakilan Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), serta berbagai pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah.
Turut hadir pula perwakilan TNI, pemerintah daerah, akademisi, penyuluh pertanian, hingga pihak swasta.
Dalam rapat disepakati bahwa pembayaran pekerjaan konstruksi cetak sawah Tahun Anggaran 2024 hanya akan dilakukan jika lahan tersebut dapat ditanami padi oleh petani, kelompok tani, maupun Brigade Pangan.
Selain itu, diputuskan langkah percepatan kegiatan di lapangan, antara lain : Percepatan olah tanah seluas 4.329 hektare; Percepatan usulan CPCL (Calon Petani Calon Lahan) untuk bantuan benih;
Mobilisasi alsintan guna mendukung pengolahan lahan; Pengadaan herbisida dan dolomit untuk meningkatkan produktivitas lahan cetak sawah.
Rencana tanam padi di lahan cetak sawah ini dijadwalkan akan dimulai pada akhir Agustus hingga September 2025. Langkah percepatan ini menjadi bagian dari strategi besar Kementerian Pertanian untuk mendukung percepatan swasembada pangan nasional.
Kegiatan ini juga menjadi momentum sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, penyuluh pertanian, dan pihak swasta dalam memastikan lahan cetak sawah dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh petani.
"Melalui koordinasi yang solid dan percepatan kegiatan di lapangan, kita harapkan target swasembada pangan dapat tercapai lebih cepat, khususnya di wilayah Kalimantan Tengah yang memiliki potensi lahan pertanian rawa sangat besar," ujar Sekretaris Jenderal Kementan dalam arahannya.