BRMP Kalteng Matangkan Persiapan Program PM-AAS di IP2MP Tatas
KAPUAS — BRMP Kalimantan Tengah terus mematangkan persiapan pelaksanaan program Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) melalui kegiatan Produk Teknologi Terapan Pertanian Adaptif dan Modern. Program ini merupakan mandat langsung dari Menteri kepada seluruh BRMP di Indonesia untuk mengembangkan sistem pertanian intensif berbasis teknologi tinggi yang menekankan efisiensi, mekanisasi, presisi, dan berbasis korporasi, dengan adaptasi dari sistem pertanian di Arkansas, Amerika Serikat, (15/04/2026)
PM-AAS pada dasarnya merupakan sistem pertanian lahan kering, namun dalam implementasinya diprogramkan agar dapat diadopsi secara spesifik sesuai kondisi lokasi. Di Kalimantan Tengah, kegiatan ini akan dilaksanakan di dua lokasi, yakni seluas 1 Ha di IP2MP Tatas dan 1 Ha di Desa Tamban Catur, Kabupaten Kapuas, dengan target produksi mencapai 10 ton/Ha.
Sebagai bagian dari persiapan, BRMP Kalimantan Tengah telah menggelar koordinasi di IP2MP Tatas pada Rabu malam, 15 April 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Kapoksi Program dan Pengujian, Kapoksi Penerapan dan Penilaian Kesesuaian, Katimker Penerapan dan Diseminasi, Katimker Program dan Evaluasi, Katimker Pengujian Teknologi Spesifik Lokasi, serta Kepala dan pegawai IP2MP Unit Tatas.
Koordinasi berlangsung cukup kritis, terutama dalam membahas kesiapan teknis lapangan untuk mendukung juknis program PM-AAS yang dinilai cukup menantang, khususnya pada aspek tata air. Meski demikian, Kepala IP2MP Tatas, Sigit Pramono, menyatakan optimisme dan kesiapan penuh dalam mengawal pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami siap, sistem tata air juga nanti disesuikan agar sesuai juknis” ujarnya dengan penuh semangat.
Selain itu, untuk mendukung metode tanam tabela, sarana berupa paralon di IP2MP telah tersedia dan hanya memerlukan sedikit modifikasi. Tindak lanjut dari hasil koordinasi ini langsung dijadwalkan pada Kamis pagi, 16 April 2026, berupa pengolahan lahan serta pengerjaan parit cacing di sekeliling lahan PM-AAS di IP2MP.
Sementara itu, dukungan sarana produksi pra tanam juga terus dipercepat termasuk benih yang saat ini sedang dalam pengiriman melalui jalur kapal.
Melalui langkah-langkah percepatan ini, BRMP Kalimantan Tengah optimistis pelaksanaan program PM-AAS di IP2MP Tatas dapat berjalan sesuai rencana dan menjadi model penerapan teknologi pertanian adaptif dan modern yang efektif di wilayah Kalimantan Tengah.