BRMP Kalteng Laksanakan GERTAM PM-AAS dan Rakor PM-AAS di Kabupaten Sukamara
SUKAMARA – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah melaksanakan Gerakan Tanam (GERTAM) Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Kabupaten Sukamara. Kegiatan dilaksanakan pada lahan seluas 0,5 hektare di BPP Kecamatan Sukamara dengan menerapkan teknologi tanam menggunakan drum seeder.
GERTAM PM-AAS menjadi bagian dari upaya mendorong penerapan mekanisasi dan modernisasi pertanian di tingkat lapangan. Penggunaan drum seeder diharapkan dapat mendukung proses tanam yang lebih cepat dan efisien serta menjadi sarana pengenalan teknologi budidaya padi kepada petani dan penyuluh pertanian.
Setelah pelaksanaan GERTAM, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) PM-AAS yang bertempat di Aula Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sukamara. Rakor menjadi forum koordinasi dan sinkronisasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BPS, serta jajaran penyuluhan dalam mendukung pelaksanaan PM-AAS dan peningkatan produksi padi di Kabupaten Sukamara.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh BPS Kabupaten Sukamara, Ketua Tim Kerja Penyuluhan, Koordinator Penyuluh, Mantri Tani, serta Penyuluh Pertanian.
Dalam rakor dibahas kondisi dan potensi pertanian Kabupaten Sukamara serta langkah-langkah yang diperlukan untuk mendukung optimalisasi lahan, peningkatan luas tanam, dan penerapan pertanian modern. Sinergi antarinstansi menjadi penting agar dukungan program dapat diarahkan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Usai rakor, rombongan melaksanakan peninjauan lapangan terhadap lahan yang diusulkan untuk kegiatan rehabilitasi lahan pada tahun 2027 seluas 50 hektare. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi eksisting lahan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penanganan sebagai bahan tindak lanjut terhadap usulan rehabilitasi.
Rangkaian GERTAM, rakor, dan peninjauan lapangan tersebut yg diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara BRMP Kalimantan Tengah, Pemerintah Kabupaten Sukamara, BPS, dan jajaran penyuluhan dalam mendukung penerapan PM-AAS serta optimalisasi potensi lahan pertanian untuk meningkatkan produksi dan mendukung swasembada pangan.