BRMP Kalimantan Tengah Tinjau Kesiapan Pengembangan Kawasan Cabai di Desa Baruyan, Barito Timur
BARITO TIMUR – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah melaksanakan kunjungan lapangan untuk memantau kesiapan pengembangan kawasan cabai di Desa Baruyan, Kabupaten Barito Timur. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi perkembangan persiapan tanam, kendala yang dihadapi petani, serta langkah tindak lanjut untuk mendukung keberhasilan pengembangan cabai.
Pengembangan cabai dilaksanakan bersama Kelompok Tani Harapan Baru, yang diketuai Eko Joko Prasetyo, dengan rencana luas tanam 5 hektare. Berdasarkan data penyaluran per 26 Agustus 2026, kelompok tani telah menerima bantuan berupa 40 rol mulsa, 60 saset benih cabai, 1.000 kg pupuk P (Fertiphos), dan 95 kg pupuk KNO₃ kristal.
Hasil peninjauan dan diskusi bersama petani menunjukkan bahwa persiapan lahan telah diawali dengan penyemprotan pada Agustus 2026. Namun, pengolahan lahan belum dapat dilanjutkan akibat kekeringan, keterbatasan sumber air, dan belum memadainya curah hujan. Sementara itu, sebagian benih telah memasuki persemaian berumur sekitar 21 hari setelah semai (HSS), sedangkan sebagian lainnya masih berumur beberapa hari.
Petani merencanakan pengolahan lahan, pembuatan bedengan, dan penanaman setelah kondisi air dan lahan memungkinkan. Dalam proses tersebut, penyuluh pertanian berperan mendampingi kelompok tani melalui koordinasi persiapan lahan, pemantauan persemaian, serta arahan teknis mengenai waktu tanam dan pemeliharaan tanaman. Kepala Desa Baruyan juga menyatakan dukungan untuk terlibat dalam pendampingan dan pengelolaan kegiatan bersama kelompok tani.
BRMP Kalimantan Tengah mendorong penguatan koordinasi antara kelompok tani, penyuluh pertanian, pemerintah desa, dan pihak terkait agar pelaksanaan kegiatan disesuaikan dengan kondisi cuaca serta ketersediaan air. Pemantauan kesiapan bibit dan pemanfaatan bantuan sarana produksi juga perlu dilakukan agar penanaman dapat dilaksanakan pada waktu yang tepat.
Melalui pendampingan dan koordinasi berkelanjutan, pengembangan kawasan cabai di Desa Baruyan diharapkan dapat terlaksana secara optimal, meningkatkan pemanfaatan bantuan yang telah disalurkan, serta mendukung peningkatan produksi hortikultura di Kabupaten Barito Timur.