BRMP Kalimantan Tengah Ikuti Workshop Penyusunan RKA-K/L TA 2026
BOGOR – Tim BRMP Kalimantan Tengah turut serta dalam kegiatan Workshop Penyusunan RKA-K/L Pagu Alokasi Anggaran Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP). Agenda ini berlangsung selama empat hari, 28 September sampai 1 Oktober 2025, bertempat di Hotel Pertama, Bogor, Senin (29/09/2025).
BRMP Kalimantan Tengah menugaskan perwakilan tim kerja Program dan Evaluasi untuk hadir secara aktif dalam rangkaian pembahasan teknis penyusunan anggaran. Keterlibatan tersebut menjadi langkah penting dalam memastikan program kerja dan kegiatan yang diusulkan selaras dengan arah kebijakan Kementerian Pertanian serta kebutuhan strategis wilayah.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris BRMP Kementerian Pertanian, Husnain, SP, MP, M.Sc, Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa fokus anggaran tahun 2026 masih diarahkan untuk memperkuat pencapaian swasembada pangan nasional. Husnain juga mengingatkan pentingnya kesiapan seluruh tim dalam menghadapi reviu internal APIP agar dokumen anggaran yang disusun dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel.
Selain arahan dari pimpinan, peserta workshop memperoleh paparan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang diwakili oleh Nur Avianto. Materi yang diangkat mengulas sinergi program dan penganggaran untuk mendukung kemandirian pangan berkelanjutan, meliputi sinkronisasi kebijakan, penajaman prioritas pembangunan, hingga strategi perencanaan berbasis hasil.
Selama workshop, terdapat dua kegiatan pokok yang dilaksanakan: pertama, penyusunan RKA-K/L Pagu Alokasi TA 2026 berdasarkan struktur program, kegiatan, dan output strategis BRMP; kedua, reviu serta penelitian atas dokumen anggaran guna memastikan kesesuaian dengan pagu indikatif dan relevansi terhadap program prioritas nasional di sektor pertanian.
Partisipasi BRMP Kalimantan Tengah dalam forum ini diharapkan mampu memperkuat kualitas perencanaan anggaran, sekaligus memastikan dukungan yang lebih optimal terhadap upaya pendampingan dan modernisasi pertanian di wilayah Kalimantan Tengah.