Gebrakan 2.000 Ha! BRMP Kalteng Pacu Kontrak Farming dengan Jurus Panca Usaha Tani
KAPUAS — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kalimantan Tengah mempercepat langkah pelaksanaan kontrak farming seluas 2.000 Ha melalui pertemuan dan peninjauan lapangan (11/2/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan teknis sekaligus merumuskan strategi pelaksanaan agar program berjalan optimal. Dalam pertemuan tersebut ditegaskan bahwa keberhasilan kontrak farming sangat ditentukan oleh konsistensi penerapan panca usaha tani di lapangan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Tim Ahli Menteri (Dr. Astu Unadi), Kepala BPLIP Banjarbaru (Abdul Sabur), serta Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kalimantan Tengah (Agus Hasbianto) . Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan komitmen bersama dalam mengawal program agar berjalan efektif dan berkelanjutan.
Kepala Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kalimantan Tengah Agus Hasbianto menekankan bahwa lima komponen panca usaha tani harus diterapkan secara menyeluruh, yakni penggunaan benih unggul, pengolahan tanah yang baik, pemupukan tepat dan berimbang, pengendalian hama dan penyakit secara efektif, serta pengairan atau irigasi yang optimal.
Melalui penguatan lima aspek tersebut, kontrak farming 2.000 Ha diharapkan mampu meningkatkan produktivitas secara signifikan sekaligus memperkuat kontribusi Kalimantan Tengah dalam mendukung swasembada pangan nasional.