Benih Cabai Diverifikasi, Sukamara Siapkan 5 Titik JIAD Antisipasi Kekeringan
SUKAMARA – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah melaksanakan monitoring dan verifikasi bantuan pemerintah (Banper) calon petani calon lokasi (CPCL) komoditas cabai di Kabupaten Sukamara ()1/10/26). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan bantuan yang telah disalurkan dimanfaatkan sesuai peruntukan serta mendukung pengembangan kawasan cabai di daerah.
Monitoring dilaksanakan di Kelompok Tani Pantai Berkah. Dalam kegiatan tersebut, BRMP Kalteng melakukan pengecekan terhadap bantuan yang telah disalurkan berupa benih cabai, mulsa, dan pupuk untuk mendukung budidaya pada lahan seluas 5 ha.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan kawasan CSR RPATA (Corporate Social Responsibility – Rehabilitasi dan Peningkatan Tata Air) bersama Dinas Pertanian Kabupaten Sukamara, Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan II, Katimker, serta penyuluh pertanian setempat.
Peninjauan kawasan tersebut dilakukan sebagai langkah mitigasi terhadap potensi kekeringan yang dapat menghambat aktivitas pertanian. Tim melakukan identifikasi kondisi kawasan dan kebutuhan pengelolaan tata air guna mendukung keberlanjutan kegiatan budidaya.
Sebagai tindak lanjut, direncanakan pembangunan JIAD (Jaringan Irigasi Air Dangkal) sebanyak lima titik di kawasan tersebut. Pembangunan JIAD diharapkan dapat menjadi salah satu upaya penyediaan sumber air bagi lahan pertanian, khususnya dalam menghadapi kondisi kekeringan.
Melalui koordinasi lintas instansi tersebut, BRMP Kalteng terus mendorong penguatan dukungan terhadap petani, baik melalui penyediaan sarana produksi maupun pengelolaan sumber daya air. Sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan kawasan cabai dan mendukung produktivitas pertanian di Kabupaten Sukamara.