Aktif dan Solid, Diskusi Program Pengembangan Kegiatan DWP Mendukung Lembaga BRMP Kalteng
PALANGKA RAYA – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah menggelar pertemuan di Ruang AOR BRMP Kalteng. Kegiatan ini mengagendakan silaturahim Ketua bersama anggota sekaligus diskusi program Pengembangan kegiatan DWP Kalteng ke depan guna mendukung keberadaan lembaga Kementerian Pertanian di wilayah Kalimantan tengah mulai tahun 2026, Rabu, (25/03/2026).
Dalam sambutannya, Pembina DWP BRMP Kalimantan Tengah, Agus Hasbianto, S.P., M.Si., Ph.D. menyampaikan bahwa DWP memiliki peran strategis dalam mendukung kinerja organisasi, tidak hanya terbatas pada kegiatan sosial. Seiring perubahan kelembagaan BRMP Kalimantan Tengah menjadi balai besar dengan kewenangan sebagai direktorat wilayah, anggota DWP diharapkan memahami tugas dan fungsi instansi saat ini.
“Peran DWP sangat penting dalam mendukung pelaksanaan tugas balai, sehingga target organisasi dapat tercapai secara optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DWP BRMP Kalimantan Tengah Sri Hartati, menekankan pentingnya kebersamaan dan saling mendukung antar anggota. Menurutnya, kunci keberhasilan organisasi terletak pada kemampuan menggabungkan potensi yang dimiliki setiap anggota.
“Kita fokus pada kelebihan, bukan kekurangan. Dengan kebersamaan, kegiatan DWP akan berjalan lebih baik,” katanya.
Selain itu, ia mendorong peningkatan kapasitas anggota melalui berbagai pelatihan, seperti penulisan artikel untuk media sosial dan peningkatan kemampuan sebagai MC. Pemanfaatan lahan kantor untuk bercocok tanam, termasuk tanaman obat dan rempah, juga menjadi salah satu rencana kegiatan yang akan dikembangkan.
Dalam sesi diskusi, sejumlah anggota menyampaikan berbagai usulan, di antaranya pengaktifan kembali kantin BRMP Kalimantan Tengah yang saat ini belum terkelola secara optimal, termasuk rencana pemindahan ke lokasi yang lebih strategis.
Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat peran DWP BRMP Kalimantan Tengah sebagai organisasi pendukung kinerja institusi sekaligus wadah pengembangan kapasitas anggotanya.